Kapuas Prima Coal Catat Penjualan Naik 36, 9 Persen pada Kuartal I 2021

PT Kapuas Prima Coal Tbk( ZINC), emiten bidang pertambangan bijih besi( Fe) serta Galena membukukan perkembangan kinerja penjualan serta laba bersih pada kuartal I 2021.

Sampai akhir Maret 2021, ZINC sukses mencatat penjualan sebesar Rp228, 4 miliyar, ataupun naik 36, 9 persen dibanding periode yang sama tahunsebelumnya, ialah Rp166, 7 miliyar.

BACA JUGA

Kapitalisasi Pasar Microsoft Tembus Rp 28. 884 Triliun, Kian Dekati Apple

Sedangkan itu, laba kotor Kapuas Prima Coal naik 124, 5 persen jadi Rp113, 2 miliyar, serta laba bersih melonjak 304, 4 persen jadi Rp64, 6 miliyar dari Rp15, 9 miliyar pada periode sama tahun tadinya.

Direktur Independen ZINC, Padli Noor mengatakan, pencapaian yang diraih tidak lepas dari hasil kenaikan kapasitas penciptaan yang telah mulai dijalankan semenjak akhir tahun 2020 voi.id .

” Sampai kuartal I- 2021, ZINC memproduksi ore sebesar 126. 000 ton, bertambah 57, 5 persen bila dibanding dengan penciptaan ore pada periode yang sama tahun tadinya ialah sebesar 80. 000 ton. Kami bersyukur sukses melewati kuartal awal di tahun ini dengan hasil yang memuaskan,” ucapnya.

Realisasi kinerja positif sepanjang Kuartal I- 2021 pula diarahkan oleh kenaikan penjualan komoditas yang dibuat oleh ZINC. Tercatat, per Maret 2021, penjualan konsentrat seng sukses menggapai Rp108, 6 miliyar ataupun naik 35, 6 persen dari periode yang sama tahun tadinya.

Penjualan komoditas perak pula berkembang sampai 19, 5 persen dari Rp36, 6 miliyar jadi Rp43, 8 miliyar. Sedangkan itu, penjualan konsentrat timbal turun sebesar 13, 8 persen jadi Rp39, 2 miliyar dari Rp45, 5 miliyar, serta penjualan bijih besi merosot 12, 5 persen jadi Rp3, 9 miliyar.

Walaupun demikian, ZINC mendapatkan bonus penjualan dari konsentrat besi sebesar Rp32, 7 miliyar pada Kuartal I- 2021.

ZINC mendapatkan kuota ekspor sebesar 46. 000 ton konsentrat seng serta 17. 500 ton konsentrat timbal buat 2021. Sejalan dengan upaya kenaikan kinerja pada 2021, ZINC sudah merampungkan pembangunan pemurnian timbal awal di Indonesia yang terletak di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

” Direncanakan smelter timbal hendak merambah sesi commissioning, serta dapat beroperasi secara komersil pada Kuartal III 2021 ini. Diharapkan dengan mulai beroperasinya smelter timbal tersebut, bisa membagikan donasi positif terhadap kinerja ZINC ke depan,” tegas Padli.

Kapuas Prima Coal Catat Penjualan Naik 36, 9 Persen pada Kuartal I 2021

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *